Pengertian dan Ciri Teks Eksplanasi – Bagi mereka yang gemar membaca, pasti sudah tahu bahwa saat ini terdapat banyak jenis teks yang beredar. Di artikel ini, lotteria.id akan memberikan contoh teks eksplanasi, salah satu jenis teks yang mungkin ingin Anda ketahui.

Kini, kita tak perlu lagi bergantung pada buku fisik untuk menemukan berbagai jenis teks. Semua informasi yang Anda butuhkan sudah tersedia dalam format digital. Dengan media digital, Anda bisa mengakses beragam jenis teks dan informasi yang ingin Anda ketahui.

Namun, tidak hanya tentang teks semata, melainkan Anda juga akan menemukan berbagai informasi, mulai dari berita terkini hingga topik-topik baru lainnya. Jika Anda sudah membaca artikel ini, pasti Anda ingin tahu lebih banyak tentang teks eksplanasi, bukan?

Jika iya, Anda akan menemukan contoh-contoh teks eksplanasi beserta pembahasannya di artikel ini. Bagaimana? Semakin penasaran, bukan? Jika ya, mari kita lanjutkan pembahasan.

Apa Itu Teks Eksplanasi?

Bagi yang belum tahu apa itu teks eksplanasi, mari kita bahas pengertiannya. Teks eksplanasi adalah jenis teks yang berisi rangkaian peristiwa atau menjelaskan alasan serta metode terjadinya suatu peristiwa. Biasanya, peristiwa tersebut memiliki hubungan sebab-akibat.

Peristiwa yang dimaksud dapat bervariasi, mulai dari bencana alam, pengetahuan, aspek sosial, budaya, dan berbagai topik lainnya. Jadi, peristiwa yang dimaksud tidak hanya sebatas bencana alam.

Dalam teks eksplanasi, tujuannya adalah menggambarkan proses terjadinya peristiwa tersebut dengan detail. Setiap peristiwa dalam rangkaian tersebut harus diperhatikan dan dijelaskan dengan baik. Pembaca diharapkan bisa mengumpulkan informasi dari teks ini. Sudah paham?

Selain itu, Anda juga bisa mencoba membuat teks eksplanasi sendiri. Jadi, jangan lewatkan pembahasan selanjutnya, terutama jika Anda ingin menciptakan teks eksplanasi yang berkualitas.

Beberapa Jenis Teks Eksplanasi yang Biasa Digunakan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, teks eksplanasi memiliki berbagai jenis. Meskipun awalnya mungkin Anda berpikir bahwa teks eksplanasi hanya ada satu jenis, ternyata ada empat jenis yang berbeda. Mari kita simak pembahasannya agar Anda dapat lebih memahami jenis-jenisnya.

  1. Teks Eksplanasi Teoritis: Jenis pertama adalah teks eksplanasi teoritis, yang berisi spekulasi tentang fenomena alam. Misalnya, teks yang membahas letusan Gunung Merapi dan dampaknya.
  2. Teks Eksplanasi Sequential: Jenis ini memberikan urutan peristiwa secara detail. Biasanya digunakan dalam teks biologi yang menjelaskan proses-proses berurutan, seperti daur hidup makanan.
  3. Teks Eksplanasi Kausal: Jenis ini menjelaskan sebab-akibat secara bertahap. Contohnya adalah teks yang menjelaskan penyebab longsor dengan detail.
  4. Teks Eksplanasi Faktorial: Jenis terakhir memberikan penjelasan tentang dampak dari suatu proses. Misalnya, teks yang membahas proses penjajahan dan dampaknya.

Struktur Umum dalam Teks Eksplanasi

Dalam teks eksplanasi, Anda akan menemukan struktur tertentu yang membantu menyampaikan informasi dengan jelas. Berikut adalah struktur umum yang biasanya ada dalam teks eksplanasi:

  1. Judul: Setiap teks harus memiliki judul yang mencerminkan isi teks. Pastikan judul singkat dan padat.
  2. Pernyataan Umum: Paragraf awal teks biasanya berisi pernyataan umum yang memperkenalkan topik secara ringkas.
  3. Penjelasan Hubungan Sebab-Akibat: Ini merupakan bagian inti dari teks eksplanasi. Di sini, penulis menjelaskan bagaimana suatu peristiwa terjadi, apa dampaknya, dan mungkin memberikan solusi.
  4. Interpretasi: Bagian terakhir bisa berisi pandangan pribadi penulis tentang peristiwa tersebut. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk memastikan pemahaman pembaca.

Ciri Khusus Teks Eksplanasi

Sebelum melanjutkan, mari kita bahas ciri khusus teks eksplanasi. Ciri-ciri ini membedakannya dari jenis teks lainnya. Berikut adalah ciri khusus teks eksplanasi:

  1. Basis Fakta: Teks eksplanasi berdasarkan fakta-fakta yang ada.
  2. Tidak Persuasif: Teks ini tidak digunakan untuk mempengaruhi opini pembaca, melainkan untuk memberikan informasi.
  3. Jelas Jenis Teksnya: Jenis teksnya biasanya sangat jelas dan tidak membingungkan pembaca.
  4. Penanda Urutan: Biasanya terdapat penanda urutan untuk menjelaskan peristiwa secara berurutan.

Contoh: Gempa Bumi

Sebagai contoh, mari kita bahas fenomena alam yang dikenal sebagai gempa bumi. Gempa bumi terjadi akibat pergeseran lempeng bumi di dasar permukaan. Hal ini sering terjadi di daerah pegunungan, terutama yang berdekatan dengan gunung berapi aktif. Gempa juga dapat disebabkan oleh letusan gunung berapi.

Gempa bumi terjadi dengan sangat cepat dan dapat memberikan dampak besar pada masyarakat. Getaran dari gempa biasanya disebut sebagai getaran seismik. Getaran ini dapat menghancurkan apa saja di atas permukaan bumi. Ada dua jenis gempa bumi, yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.

Gempa vulkanik disebabkan oleh letusan gunung berapi yang besar. Di sisi lain, gempa tektonik terjadi karena pergeseran lempeng bumi. Ini disebabkan oleh struktur lapisan bumi yang terdiri dari lempeng-lempeng yang bergerak.